Showing posts with label ginjal. Show all posts
Showing posts with label ginjal. Show all posts
Mencegah Penyakit Ginjal

Mencegah Penyakit Ginjal

0
Ginjal sangat penting dalam menunjang kesehatan kita, sehingga kita perlu tahu bagaimana caranya agar ginjal tetap berfungsi dengan baik. Ada berbagai macam cara untuk mencegah penyakit ginjal, sehingga ginjal kita tetah sehat dan berfungsi sebagai mana mestinya.
Berikut beberapa cara untuk mencegah penyakit ginjal

Minum air yang cukup, Jangan biarkan tubuh kekurangan cairan
mencegah penyakit ginjal

Rutin cek kesehatan ke dokter, apalagi jika kamu diabetes atau memiliki tekanan darah tinggi
Hindari merokok, Merokok dapat membuat penyakit ginjal semakin parah dalam waktu yang cepat
mencegah penyakit ginjal

Selalu mengontrol kadar gula darah, terutama jika kamu diabetes
Jangan mengkonsumsi alkohol
cara mencegah penyakit ginjal

Makan makanan bergizi dan melakukan diet sehat
mencegah penyakit ginjal

Olahraga secara teratur dan cukupi waktu tidur

pencegahan penyakit ginjal

Selalu aktif mencari informasi tentang kesehatan ginjal

Selain tetap menjaga gaya hidup yang sehat, ada baiknya kita juga mengetahui tanda-tanda penyakit ginjal sehingga kita bisa mendeteksi secara dini apabila terjadi kerusakan pada ginjal kita.


12 Ciri dan Tanda Penyakit Ginjal

0
Banyak orang tidak menyadari bahwa penyakit ginjal bisa saja membunuh kita tanpa kita sadari. Adakalanya penyakit ginjal tidak menunjukan gejala apa-apa hingga kondisinya benar-benar parah. Sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui tanda-tanda penyakit ginjal ini supaya kita bisa mengantisipasinya. Berikut 12 ciri dan tanda penyakit ginjal yang harus kita perhatikan:
Perubahan dalam sistem urinasi
Tanda penyakit ginjal yang pertama adalah perubahan pada banyak atau seringnya kita kencing/mengeluarkan air seni. Terjadinya peningkatan atau penurunan volume air kencing yang kita keluarkan dan juga seberapa sering kita perlu untuk mengeluarkan air seni, terutama di malam hari bisa merupakan tanda dari penyakit ginjal. Air kencing yang kita keluarkan berwarna lebih gelap. Terkadang air seni tidak keluar meskipun kita merasa ingin buang air ketika sudah berada di toilet.

gambar ginjalMengalami kesulitan dan disertai rasa sakit saat buang air kecil
Terkadang kita mengalami kesulitan atau ada rasa sakit ketika hendak buang air. Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan rasa sakit atau terbakar saat buang air. Apabila infeksi ini menyebar hingga ke ginjal, maka akan menyebabkan demam dan rasa sakit di sekitar punggung.
Terdapat darah pada air seni
Apabila kita atau keluarga kita menjumpai tanda penyakit ginjal yang satu ini, maka kita patut waspada. Kemungkinan kita menderita penyakit ginjal, meskipun bisa saja karena penyebab lain. Oleh karenanya apabila terdapat darah saat buang air kecil, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.
Pembengkakan
Ginjal berfungsi untuk mengeluarkan sampah dan cairan yang tidak diperlukan dari tubuh. Ketika fungsi ginjal terganggu, cairan yang tidak terbuang akan mengendap dan menyebabkan pembengkakan di kaki, tangan, wajah, maupun di area lain pada tubuh.
Merasa lemah dan gampang lelah
Ginjal kita memproduksi hormon yang disebut erythropoietin yang membantu dalam pembentukan sel darah merah yang mengangkut oksigen dalam tubuh. Saat seseorang menderita penyakit ginjal maka produksi hormon erythropoietin akan menurun sehingga mengalami penurunan jumlah sel darah merah yang menyebabkan anemia. Kurangnya pasokan oksigen yang dibawa sel darah merah menyebabkan kelelahan dan membuat tubuh menjadi lemah.
tanda ciri penyakit ginjalPusing dan susah konsentrasi
Anemia yang disebabkan oleh penyakit ginjal juga mempengaruhi otak kita karena pasokan oksegen yang berkurang sehingga menyebabkan rasa pusing dan susah untuk berkonsentrasi.
Selalu merasa kedinginan
Seseorang yang mempunyai penyakit ginjal akan merasakan kedinginan meskipun berada pada lingkungan yang hangat dikarenakan anemia. Infeksi pada ginjal dapat menyebabka
n demam disertai dingin yang menggigit.
Ruam pada kulit dan gatal-gatal
Ginjal yang bermasalah menyebabkan sampah atau zat yang tidak berguna menumpuk pada darah. hal ini dpat menyebabkan gatal-gatal dan ruam di kulit.
Bau mulut (seperti bau amonia)
Gagalnya fungsi ginjal akan meningkatkan kadar urea dalam darah. Urea ini akan dipecah menjadi amonia dalam air liur sehingga menyebabkan nafas menjadi bau seperti air seni. Biasanya disertai juga dengan rasa tidak enak seperti logam di mulut.
Mual dan Muntah
Zat sampah yang menumpuk pada darah karena kerusakan ginjal dapat menyebabkan mual dan muntah
Sesak napas
Penyakit ginjal menyebabkan penumpukan cairan pada paru-paru. Ditambah lagi, anemia, yang merupakan efek samping dari penyakit ginjal, menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Orang yang menderita penyakit ginjal akan mengalami kesulitan bernapas karena faktor-faktor tersebut.
Sakit pada punggung atau pinggang
Pada kasus tertentu penyakit ginjal dapat menyebabkan rasa sakit di sekitar punggung dan pinggang. 


Sangat penting untuk mengidentifikasi penyakit ginjal sedini mungkin karena pada banyak kasus kerusakan pada ginjal tidak dapat diperbaiki. Untuk mengurangi resiko terkena penyakit ginjal yang parah, segera hubungi dokter apabila menemukan tanda-tanda diatas. Jika diketahui lebih awal, penyakit ginjal dapat diobati dengan lebih efektif. Lebih baik lagi apabila kita aktif mencegah penyakit ginjal dengan cara hidup sehat dan minum air sesuai yang dianjurkan.

Semoga kita senantiasa diberikan Kesehatan dan terhindar dari berbagai penyakit.


Batu Ginjal : Gejala, Cara Mengobati dan Mencegahnya

0

Gejala Batu Ginjal

Seseorang yang memiliki Batu ginjal biasanya tidak merasakan gejala sampai batu ginjal tersebut bergerak ke ureter. Ketika sudah terasa maka penderita akan merasakan gejala seperti di bawah ini:


  • Sakit parah di pangkal dan/atau samping paha
  • Darah dalam urin
  • Muntah dan mual
  • Sel darah putih atau nanah dalam urin
  • Berkurangnya jumlah urin yang dikeluarkan
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Dorongan yang kuat untuk buang air kecil
  • Demam dan menggigil jika ada infeksi


Diagnosis batu ginjal  

gejala batu ginjalBeberapa tes yang berbeda dapat mendeteksi keberadaan batu ginjal. Pemeriksaan fisik dapat mengungkapkan nyeri kolik (di pangkal paha) dan nyeri di punggung bawah sekitar ginjal. Analisis terhadap urin dapat menunjukkan apakah ada atau tidak ada darah dalam urin dan jika ada infeksi berikutnya. Tes darah dapat dilakukan untuk mengidentifikasi komplikasi yang mungkin menyertai batu ginjal dan untuk memeriksa validitas diagnosis.

CT scan pada perut adalah cara yang paling menyeluruh untuk menguji batu ginjal. CT scan akan memastikan keadaan ureter, kandung kemih, dan ginjal, apakah ada batu atau tidak, ukuran batu ginjal yang tepat dan lokasinya, apakah  ada penyumbatan atau tidak, dan keadaan organ lain yang berdekatan seperti usus buntu, aorta, dan pankreas. Wanita hamil lebih baik melakukan tes USG daripada CT scan untuk menghindari radiasi yang tidak perlu.

Setelah pasien didiagnosis dengan batu ginjal, pemeriksaan dengan x-ray akan digunakan untuk melacak pergerakan batu melalui sistem ekskresi.

Mengobati batu ginjal

mengobati batu ginjalMengobati batu ginjal harus difokuskan pada manajemen gejala, mengeluarkan batu bisa sangat menyakitkan. Jika seseorang memiliki riwayat batu ginjal, perawatan di rumah mungkin saja cocok.Namun, seseorang yang belum pernah memiliki batu ginjal sebelumnya harus mendapat pertolongan medis.

Jika perawatan dilakukan di rumah sakit, perawat akan memberikan obat anti - inflamasi. Narkotika sering digunakan sebagai obat untuk membantu mengurangi rasa sakit ketika mengeluarkan batu ginjal. Obat anti - muntah dapat diberikan juga untuk pasien yang menderita mual dan muntah.

Dalam beberapa kasus, ahli urologi dapat melakukan terapi gelombang kejut yang disebut lithotripsy - pengobatan yang akan memecah batu ginjal menjadi potongan kecil dan memungkinkan untuk keluar. Sebuah studi menunjukkan bahwa terapi gelombang kejut untuk batu ginjal terkait dengan peningkatan risiko diabetes.

Pasien dengan batu-batu besar yang terletak di daerah yang tidak memungkinkan untuk lithotripsy dapat menerima prosedur bedah seperti nephrolithotomy perkutan (pengangkatan batu melalui sayatan di belakang) atau penghapusan batu ureteroscopic (pengangkatan batu melalui tabung tipis ke uretra.

Mencegah batu ginjal

mencegah batu ginjalUntuk individu yang sehat, mencegah batu ginjal bisa dilakukan dengan meminum air dalam porsi yang cukup. Air dapat menggerus mineral-mineral dalam ginjal sehingga tidak membentuk batu. Ketika urin seseorang berwarna terang/putih, bukan berwarna kuning, kemungkinan pembentukan batu berkurang. Dokter juga dapat meresepkan obat-obatan untuk mencegah beberapa jenis batu bagi individu yang berada pada risiko tinggi.

Sebuah studi menemukan bahwa segelas jus jeruk setiap hari dapat membantu mencegah timbulnya kembali batu ginjal. Seseorang yang beresiko tinggi juga harus mengurangi asupan kafein.

Apa itu Batu Ginjal dan Penyebab Batu Ginjal

0

Apa itu Batu Ginjal?


batu ginjalBatu ginjal biasanya terdiri dari senyawa yang disebut kalsium oksalat. Kalsium oksalat merupakan hasil akumulasi dari mineral-mineral yang terlarut pada lapisan dalam ginjal. Penumpukan dari mineral-mineral tersebut bisa tumbuh hingga sebesar bola golf.

Batu ginjal yang kecil dapat keluar bersama dengan urin tanpa kita sadari, tetapi batu ginjal juga dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa saat kita buang air.

Batu ginjal yang mengendap dalam tubuh dapat memicu beragam kondisi, termasuk rasa sakit yang parah dan tersumbatnya ureter, yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih, sehingga menyulitkan urin untuk keluar.

Ilmuwan dari MayoClinic, Rochester, USA, berkata bahwa orang yang mempunyai batu ginjal mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk terserang penyakit ginjal kronis.

Apa penyebab batu ginjal?

sebab batu ginjalPenyebab utama seseorang memiliki batu ginjal adalah kekurangan air. Batu ginjal biasanya ditemukan pada orang yang yang meminum air kurang dari delapan gelas air per hari. Ketika tersedia cukup air untuk mengencerkan uric acid(komponen dari urin), pH level ginjal akan menurun dan menjadi lebih asam. Lingkungan yang terlalu asam merupakan tempat ideal untuk pembentukan batu ginjal.

Kondisi medis seperti penyakit Crohn, infeksi saluran kemih, asidosis tubulus ginjal, hiperparatiroidisme, medullary sponge ginjal, dan penyakit Dent telah diketahui dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Beberapa kasus batu ginjal juga dapat disebabkan oleh fluoridasi air atau penambahan fluoride untuk air minum.

Beberapa jenis obat dapat meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal. Para ilmuwan menemukan bahwa opiramate atau topamax, obat yang biasa diresepkan untuk mengobati migrain dan kejang , dapat meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal.

Faktor lain yang dapat meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal termasuk diet yang tinggi protein dan sodium, tetapi rendah kalsium, gaya hidup, obesitas, tekanan darah tinggi, dan kondisi tertentu yang mempengaruhi penyerapan kalsium oleh tubuh seperti operasi bypass lambung, penyakit radang usus, dan diare kronis.

Siapa yang bisa terkena batu ginjal?

Pria diketahui memiliki resiko dua kali lebih besar memiliki batu ginjal daripada wanita. Kebanyakan orang yang menderita batu ginjal memilliki rentang umur antara 30 sampai 50 tahun. Riwayat keluarga juga dapat meningkatkan resiko seseorang terkena batu ginjal. Begitu pula jika seseorang pernah memiliki batu ginjal sebelumnya resiko batu ginjal tumbuh kembali cukup besar jika tindakan pencegahan tidak dilakukan.

Kenali Penyakit Ginjal dan Gejalanya

0
gambar ginjal

Apa itu Penyakit Ginjal?

Ginjal adalah organ yang terletak di kedua sisi tulang belakang di tengah-tengah punggung, tepat di atas pinggang. Ginjal berperan dalam kelangsungan hidup manusia: Ginjal membersihkan darah dengan menghilangkan racun/kotoran dan kelebihan cairan, menjaga keseimbangan garam dan mineral dalam darah, serta membantu mengatur tekanan darah.

Ketika ginjal rusak, racun, kotoran dan cairan akan tertimbun  di dalam tubuh, menyebabkan pembengkakan di pergelangan kaki, muntah, badan menjadi lemas, kurang tidur, dan sesak napas. Jika tidak segera diobati, ginjal bisa saja  berhenti berfungsi seperti sedia kala. Hilangnya fungsi ginjal adalah masalah serius bagi tubuh berpotensi fatal.

Ginjal yang sehat menangani beberapa fungsi tertentu. Yaitu:

  • Menjaga keseimbangan air dan konsentrasi mineral, seperti Natrium, kalium, dan fosfor dalam darah
  • Menghilangkan kotoran dari darah akibat proses pencernaan, aktivitas otot, dan paparan bahan kimia atau obat
  • Menghasilkan renin, enzim yang membantu mengatur tekanan darah
  • Menghasilkan eritropoietin, yang merangsang produksi sel darah merah
  • Membantu pembentukan vitamin D, yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang

Apa Penyebab Penyakit Ginjal Akut ?


Hilangnya fungsi ginjal disebut cedera ginjal akut, juga dikenal sebagai gagal ginjal akut (GGA). yang dapat terjadi karena hal-hal sebagai berikut:
  • Mengalami pendarahan akibat luka
  • Penurunan tiba-tiba aliran darah ke ginjal
  • Kerusakan ginjal dari guncangan selama infeksi berat yang disebut sepsis
  • Obstruksi aliran urine, misalnya dengan pembesaran prostat
  • Kerusakan akibat dari obat-obatan tertentu atau racun
  • Komplikasi kehamilan, seperti eklampsia dan pra - eklampsia, atau Sindrom HELLP terkait

Pelari maraton dan atlet lainnya yang tidak minum cukup cairan saat berlaga di sebuah perlombaan mungkin menderita gagal ginjal akut akibat kerusakan tiba-tiba jaringan otot. Kerusakan otot ini melepaskan zat kimia yang disebut mioglobin yang dapat merusak ginjal.

Apa Penyebab Penyakit Ginjal Kronis ?

Kerusakan ginjal dan penurunan fungsi yang berlangsung lebih dari 3 bulan disebut penyakit ginjal kronis. Penyakit ginjal kronis sangat berbahaya karena Anda mungkin tidak memiliki gejala apapun sampai ginjal cukup parah, sering kali tidak dapat diperbaiki. Diabetes (tipe 1 dan 2) dan tekanan darah tinggi adalah penyebab paling umum dari Penyakit Ginjal Kronis. Penyebab lainnya adalah :

  • Kondisi sistem kekebalan tubuh seperti lupus dan penyakit virus kronis seperti HIV / AIDS, hepatitis B, dan hepatitis C.
  • Infeksi saluran kemih di dalam ginjal itu sendiri, yang disebut pielonefritis
  • Peradangan pada filter kecil (glomeruli) dalam ginjal, hal ini dapat terjadi setelah infeksi tenggorokan dan kondisi lain yang penyebabnya tidak diketahui.
  • Penyakit ginjal polikistik, di mana kista berisi cairan terbentuk di ginjal dari waktu ke waktu. Ini adalah bentuk paling umum dari penyakit ginjal yang diwariskan.
  • Cacat bawaan pada saat lahir, sebagai hasil dari obstruksi saluran kemih atau kelainan yang mempengaruhi ginjal. Salah satu yang paling umum melibatkan mekanisme katup seperti antara kandung kemih dan uretra. Cacat ini, kadang-kadang ditemukan saat bayi masih dalam kandungan, masih dapat disembuhkan dengan pembedahan oleh seorang ahli urologi.
  • Obat-obatan dan racun, termasuk paparan jangka panjang beberapa obat dan bahan kimia, terlalu sering menggunakan NSAID (non-steroid anti-inflammatory drugs), seperti ibuprofen dan naproxen, dan penggunaan obat terlarang.