Tips Merawat Kulit untuk Wanita

0
wanita dengan kulit cerah
Apa rahasia agar kulit tampak lebih sehat dan terlihat muda? Tidak perlu pil ajaib atau masker yang mahal. Masih banyak cara sederhana untuk menjaga kulit agar tetap dalam kondisi terbaik tidak peduli berapa usia kamu.









Berikut adalah lima tips merawat kulit agar terlihat sehat dan indah :

Hindari sinar matahari langsung

Selalu gunakan Sun blok ketika beraktivitas di luar, meskipun sinar matahari tidak terlalu terik.
Melindungi diri dari matahari bukan hanya tentang menghindari kanker kulit. Mengenakan tabir surya akan menjaga kulit anda dari paparan langsung sinar matahari sehingga menjadikannya lebih indah.
Banyak wanita berusia 20-an dan 30-an yang memiliki kerutan di wajah. Alasan utama untuk itu adalah paparan sinar matahari.

Itu tidak berarti bahwa wanita tidak boleh melangkah keluar dari rumah mereka karena takut kulit menjadi keriput dan kasar. Tetap nikmati hidup kamu, namun jangan berbaring di bawah terik matahari, ok.

Kenali Kulit-mu

Kulit setiap orang memiliki jenis kuli sendiri, dan penting sekali untuk mengenali sejak dini jenis kulit kamu. Namun, mengetahui jenis kulit sendiri terkadang agak membingungkan. Banyak orang yang memiliki lebih dari satu jenis kulit, di beberapa bagian tubuh kulitnya kering, di bagian tubuh lainnya kulit berminyak
Cuaca juga dapat memainkan peran besar dalam bagaimana kamu harus memperlakukan kulit.
Orang-orang cenderung memiliki jenis kulit yang berubah seiring perubahan musim.

Jadi, setelah kamu tahu apakah kulit mu memiliki kelembaban yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, apa yang bisa kamu lakukan tentang hal itu ?
Untuk kulit berminyak, kamu bisa menggunakan Toer.
Untuk kulit kering, kamu bisa menggunakan pelembab dua kali sehari.

Jangan berlebihan

Meskipun sebagian besar wanita memiliki niat terbaik untuk kulit mereka, mencoba melakukan terlalu banyak perawatan terkadang bisa menjadi hal yang buruk.
Banyak wanita menggunakan pembersih yang keras atau mencuci wajah mereka terlalu sering, meninggalkan kulit mereka berjerawat, kering, bersisik, atau terlalu merah.

Gaya Hidup Sehat

Kulit  adalah salah satu bagian yang mendapat manfaat dari gaya hidup yang meliputi diet sehat, olahraga, dan menghindari zat-zat berbahaya.
Minum air putih yang cukup, suplemen, vitamin, tidur cukup, olahraga adalah hal-hal yang membantu agar kulit lebih sehat.

Merokok dan menenggak minuman beralkohol adalah hal yang buruk tidak hanya untuk kulit kamu, tapi bagi kesehatan secara umum.

Pilih Produk yang Tepat

Dewasa ini hampir mustahil untuk menonton televisi atau membaca majalah tanpa melihat iklan dari produk perawatan kulit. Kebanyakan iklan menjanjikan hal-hal besar, tetapi dokter tetap skeptis tentang manfaat dari produk baru tau paling mahal sekalipun.
Orang-orang tergoda oleh pemasaran yang agresif dari produk perawatan kulit, cenderung menghabiskan banyak uang demi kecantikan kulit, meski hasilnya mungkin kurang maksimal.

Jika kita tidak percaya segala sesuatu yang kita lihat di TV, maka apa yang dermatologis sarankan agar kulit tetap terlihat sehat?
Bagi orang-orang dengan jerawat di wajah, pakailah foaming cleanser dengan asam salisilat untuk membantu agar kulit terkelupas.
Usia 40-an dan 50-an adalah ketika, biasanya, keriput mulai menghiasi wajah sebagian besar wanita, kulit menunjukkan kerusakan akibat sinar matahari. Untuk melindungi diri, para ahli merekomendasikan menggunakan krim retinol pada malam hari, serta krim wajah untuk meremajakan kulit.


Demikian tips dari kami. Semoga bermanfaat.

Penyakit Parkinson : Pengertian dan Penyebab

0
sakit karena penyakit parkinson

Apa itu Penyakit Parkinson?


Penyakit Parkinson, yang mempengaruhi sebagian besar manusia yang  berusia lanjut  dapat pula terjadi pada berbagai jenjang usia. Penyakit parkinson merupakan hasil dari degenerasi bertahap sel-sel saraf di bagian otak tengah yang mengontrol gerakan tubuh. Tanda-tanda pertama ketika terkena penyakit parkinson seperti perasaan lemah dan kaku pada tungkai  atau gemetar yang terjadi pada satu tangan ketika sedang beristirahat. 

Akhirnya, perasaan gemetar akan semakin memburuk, otot cenderung kaku, serta keseimbangan dan koordinasi tidak sebaik seperti sedia kala. Depresi, masalah kognitif, masalah mental atau emosional lain bisa juga menjadi tanda seseorang menderita penyakit parkinson.

Penyakit Parkinson biasanya dimulai antara usia 50 dan 65, menyerang sekitar 1 % dari seluruh populasi. Penyakit parkinson lebih sering dialami oleh pria dibandingkan wanita. Obat dapat mengobati gejala penyakit parkinson, dan penyakit ini tidak secara langsung mengancam jiwa.

Penyebab Penyakit Parkinson


Gerakan tubuh diatur oleh bagian otak yang disebut ganglia basal, sel tersebut membutuhkan keseimbangan yang tepat dari dua zat yang disebut dopamin dan asetilkolin, keduanya terlibat dalam transmisi impuls saraf. Saat seseorang menderita penyakit Parkinson, sel-sel yang memproduksi dopamine mulai merosot, mengurangi keseimbangan kedua neurotransmitter.

Para peneliti percaya bahwa faktor genetik kadang-kadang memainkan peran penting dalam gangguan ini. Dalam kasus yang jarang, penyakit Parkinson dapat disebabkan oleh infeksi virus atau oleh paparan racun lingkungan seperti pestisida, karbon monoksida, atau logam mangan. Tapi dalam sebagian besar kasus Parkinson, penyebabnya tidak diketahui.

Penyakit Parkinson adalah suatu bentuk parkinsonisme. Ini adalah istilah yang lebih umum digunakan untuk pada gejala yang umumnya terkait dengan penyakit Parkinson tapi kadang-kadang berasal dari penyebab lain. Perbedaan ini penting karena penyebab lain parkinson mungkin dapat diobati, sementara yang lain tidak tidak terpengaruh sama sekali walau sudah diobati.

Penyebab lain parkinson meliputi:

  • Penggunaan obat-obatan terlarang.
  • Paparan racun lingkungan.
  • Stroke.
  • Tiroid dan gangguan paratiroid.
  • Trauma kepala berulang (misalnya, trauma terkait dengan tinju).
  • Tumor otak.
  • Kelebihan cairan di sekitar otak (disebut hidrosefalus).
  • Radang otak (ensefalitis) akibat infeksi.



Parkinsonisme juga dapat terjadi pada orang dengan kondisi neurologis lainnya, termasuk penyakit Alzheimer, amyotrophic lateral sclerosis (ALS, atau penyakit Lou Gehrig), penyakit Creutzfeldt - Jakob, penyakit Wilson, dan penyakit Huntington.

8 Tanda Tanda Kehamilan

0
wanita hamil
Apakah anda pernah bertanya-tanya apakah anda hamil atau tidak? Anda mungkin merasakan beberapa tanda-tanda kehamilan seperti kelelahan, mual, sering buang air kecil, dan nyeri payudara. Berikut adalah beberapa tanda-tanda kehamilan :

1. kelelahan
Kelelahan mungkin adalah tanda yang paling umum saat awal kehamilan, " kata Gil Gross, MD, seorang profesor kebidanan dan ginekologi di Washington University School of Medicine di St Louis.
"Jangan mengkonsumsi kafein yang berlebihan jika ada kemungkinan Anda hamil." Sebaliknya, "Cobalah untuk rileks, tenang saja, dan beristirahat, " kata Donnica Moore, MD, pakar kesehatan wanita di Far Hills, NJ

2. Tidak Nafsu makan
Apabila anda tiba-tiba saja tidak berselera terhadap makanan favorit, bisa saja anda hamil. Banyak wanita melaporkan bahwa hal seperti ini adalah salah satu tanda-tanda pertama dari awal kehamilan. Ini dapat disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon beta – hCG.

3. Menjadi Lebih Sensitif Terhadap Bau
Aroma yang tidak mengenakan ( seperti asap rokok ), bahkan aroma yang biasanya anda sukai (seperti wangi pasangan) dapat membuat Anda mual selama tahap-tahap awal kehamilan ini. Hal ini mungkin akibat dari meningkatnya kadar hormon. Untuk asap rokok tentu saja anda dapat menghindarinya, bukan? Terlebih asap rokok tidak baik bagi ibu dan janin.

4. Mual dan Muntah
Mual dan muntah dapat beberapa indikasi pertama bahwa Anda sedang hamil. Terjadi karena meningkatnya kadar hormon pada awal kehamilan. Hal ini bisa terjadi bahkan sampai beberapa minggu awal kehamilan. Namun hal ini bisa jadi hal yang baik, karena anda tahu bahwa anda hamil.
Jangan biarkan perut anda terlalu kosong, sering-sering makan sepanjang hari dapat membantu meredakan mual. Lemon dan peppermint juga dapat mengurangi rasa mual.
Jika Anda terlalu sering muntah, bisa dibicarakan dengan dokter Anda tentang pilihan pengobatan.

5. Pembengkakan payudara
Perubahan payudara mungkin tanda awal kehamilan lain. Hal terbaik yang harus dilakukan apabila anda merasakan nyeri pada payudara adalah dengan menggunakan bra yang lebih baik.

6. Sering buang air kecil
Pada awal kehamilan, rahim tumbuh dan mendorong kandung kemih, memicu dorongan untuk buang air kecil lebih sering.
Tidak ada cara untuk menghindari ini, tapi pergi ke kamar mandi sebelum tidur dapat membantu Anda untuk mendapatkan jam tidur sedikit lebih banyak.  Anda mungkin akan bangun setidaknya sekali di malam hari untuk pergi ke kamar mandi.

7. Sesak Nafas
Beberapa wanita merasa agak sesak napas ketika mereka pertama kali hamil dan kadang-kadang selama kehamilan. Hal ini karena Anda membutuhkan ekstra oksigen karena perkembangan embrio. Namun, konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami hal-hal berikut ini :
  • Anda memiliki kecenderungan mendadak sesak napas.
  • Terasa sakit ketika bernapas.
  • Saat anda berbaring sesak napas terasa semakin sakit.

Ini bisa saja menjadi tanda sesuatu yang lebih serius.

8. Perubahan Fisik
Ada perubahan warna pada vagina dan tekstur pada mulut rahim, seorang dokter yang berpengalaman biasanya dapat mengidentifikasi hal ini.


Ingat bahwa ini hanyalah tanda-tanda awal kehamilan, Tanda tanda diatas bisa juga merupakan gejala lain, termasuk sindrom pramenstruasi ( PMS ). Tanda awal yang paling dapat diandalkan adalah terlambat haid pertama jika Anda memiliki periode menstruasi yang teratur.

Kanker Payudara : Turunkan Risiko dan Ketahui Penyebabnya

0

Anatomi Payudara


Sebelum membahas tentang kanker payudara, ada baiknya kita mempelajari anatomi payudara terlebih dahulu. Payudara normal terdiri dari kelenjar  yang memproduksi susu yang terhubung ke permukaan kulit pada puting. Kelenjar dan saluran ini didukung oleh jaringan ikat yang terdiri dari lemak dan serat. Pembuluh darah, saraf, dan saluran limfatik ke kelenjar getah bening adalah sebagian besar pembentuk jaringan payudara. Anatomi payudara ini terdapat di bawah kulit dan di atas otot-otot dada.

peduli kanker payudara


Mengenali Kanker Payudara


Seperti dalam semua bentuk kanker, jaringan abnormal yang membentuk kanker payudara adalah sel kita sendiri yang terduplikasi berkali-kali lipat hingga tak terkendali. Sel-sel tersebut juga dapat  berpindah lokasi ke bagian tubuh  yang sebenarnya tidak memerlukan sel tersebut, yang berarti kanker tersebut termasuk yang metastasis.

Kanker payudara berkembang dalam jaringan payudara, terutama di saluran susu (duktal karsinoma) atau kelenjar (lobular carcinoma). Kanker masih disebut dan diperlakukan sebagai kanker payudara meskipun jika pertama kali ditemukan pada area tubuh yang lain. Dalam kasus tersebut, kanker ini disebut sebagai kanker payudara metastatik atau lanjutan.

Kanker payudara biasanya dimulai dengan pembentukan kecil, berupa tumor (benjolan), atau sebagai deposit kalsium (microcalcifications) dan kemudian menyebar melalui saluran dalam payudara ke kelenjar getah bening atau melalui aliran darah ke organ lain. Tumor dapat tumbuh dan menyerang jaringan sekitar payudara, seperti kulit atau dinding dada. Berbagai jenis kanker payudara tumbuh dan menyebar pada tingkat yang berbeda. Dalam beberapa kasus memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menyebar di luar payudara sementara yang lain tumbuh dan menyebar dengan cepat.

Beberapa benjolan jinak bisa jadi bukan kanker, namun ini bisa menjadi prakanker. Satu-satunya cara yang aman untuk membedakan antara benjolan jinak dan kanker adalah dengan memeriksakan diri ke dokter.

Pria bisa terkena kanker payudara juga, namun kasus ini cukup jarang. Kejadiannya sekitar satu persen dari semua kasus kanker payudara. Bagi  perempuan, kanker payudara adalah kanker yang paling umum dan penyebab kedua kematian akibat kanker setelah kanker paru-paru.

Untungnya, kanker payudara sangat diobati jika terdeteksi dini. Tumor lokal biasanya dapat diobati dengan sukses sebelum kanker menyebar, dan dalam sembilan dari 10 kasus, wanita akan hidup setidaknya lima tahun lagi. Namun, biasanya kanker payudara bias tumbuh di kemudian hari.
Setelah kanker mulai menyebar, pengobatan menjadi sulit, walaupun pengobatan seringkali dapat mengontrol penyakit selama bertahun-tahun.

Apa Penyebab Kanker Payudara ?


Meskipun penyebab yang tepat dari kanker payudara tidak jelas, kita mengetahui apa yang menjadi faktor risiko utama. Namun, kebanyakan wanita yang dianggap berisiko tinggi untuk kanker payudara tidak mendapatkannya. Di sisi lain, 75 % dari wanita yang menderita kanker payudara tidak mengetahui risiko tersebut. Diantara faktor yang paling signifikan adalah usia lanjut dan riwayat keluarga. Risiko sedikit meningkat untuk seorang wanita yang memiliki beberapa benjolan pada payudara dan meningkat secara signifikan pada wanita yang sebelumnya menderita kanker payudara atau endometrium, ovarium, atau kanker usus besar.

Seorang wanita yang ibunya, saudaranya, atau anak perempuannya memiliki kanker payudara memiliki risiko dua sampai tiga kali lebih lebih banyak untuk terkena kanker payudara, terutama jika terdapat lebih dari satu keluarga dekat yang mengalami kanker payudara. Hal ini terutama berlaku jika kanker berkembang pada wanita saat dia premenopause, atau jika kanker berkembang di kedua payudara. Para peneliti sekarang telah mengidentifikasi dua gen yang bertanggung jawab untuk beberapa kasus kanker payudara familial - BRCA1 dan BRCA2. Sekitar satu dari wanita 200 membawa satu dari gen tersebut. Memiliki gen BRCA 1 atau  BRCA 2 akan meningkatkan seorang wanita terkena kanker payudara dan, walaupun itu tidak menjamin bahwa dia akan terkena kanker payudara, risiko hidupnya adalah 56 % -85 %. Gen ini juga bertanggung jawab terhadap kanker ovarium dan berkaitan dengan kanker pankreas, melanoma, dan kanker payudara laki-laki (BRCA2).

Karena risiko ini strategi pencegahan bagi mereka dengan gen BRCA lebih intensif. Ada gen lain yang telah diidentifikasi dapat meningkatkan risiko kanker payudara, termasuk gen PTEN, gen ATM, gen TP53, dan gen CHEK2. Namun, gen ini membawa resiko yang lebih rendah untuk pengembangan kanker payudara dibanding gen BRCA.

Umumnya, wanita di atas 50 lebih rentan untuk terkena kanker payudara daripada wanita yang lebih muda.
Hubungan antara kanker payudara dan hormon dewasa ini menjadi lebih jelas. Para peneliti berpikir bahwa semakin besar hormon estrogen pada seorang wanita, semakin rentan dia adalah kanker payudara. Estrogen member tahu sel untuk membelah, semakin banyak sel-sel terbelah, semakin besar kemungkinan mereka menjadi tidak normal, yang berpotensi menjadi kanker.

Kadar  estrogen dan progesteron pada seorang wanita meningkat dan menurun selama hidupnya. Hal ini dipengaruhi oleh usia saat ia mulai menstruasi dan berhenti menstruasi (menopause), rata-rata lama siklus menstruasi, dan usianya saat melahirkan pertama. Risiko wanita untuk menderita kanker payudara meningkat jika ia mulai menstruasi sebelum usia 12 (kurang dari 2 kali risiko), memiliki anak pertama setelah 30, berhenti menstruasi setelah 55, atau tidak menyusui. Informasi terkini tentang efek pil KB dan risiko kanker payudara agak kabur. Beberapa studi telah menemukan bahwa hormon dalam pil KB mungkin tidak meningkatkan risiko kanker payudara atau melindungi terhadap kanker payudara. Namun penelitian lain menunjukkan bahwa risiko kanker payudara meningkat pada wanita yang telah mengkonsumsi pil KB baru.

Beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan terapi penggantian hormon dengan estrogen dan progesteron mengandung senyawa yang meningkatkan risiko pengembangan kanker payudara. Mereka juga menunjukkan, setelah 7 tahun tindak lanjut, bahwa penggunaan estrogen saja tidak menambah atau mengurangi risiko perkembangan kanker payudara.

Radiasi tingkat tinggi, seperti dengan paparan nuklir, atau terapi radiasi, adalah faktor yang bias menyebabkan kanker payudara.
Hubungan antara diet dan kanker payudara masih menjadi perdebatan. Obesitas merupakan faktor risiko yang cukup penting, didominasi pada wanita menopause, karena obesitas mengubah metabolisme estrogen wanita. Minum alkohol secara teratur juga meningkatkan risiko kanker payudara. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi makanan tinggi lemak, baik dari daging merah atau produk susu tinggi lemak, lebih mungkin untuk mendapatkan penyakit ini. Para peneliti menduga bahwa jika seorang wanita menurunkan kalori hariannya dari lemak - sekitar 20-30 persen - dapat membantu melindunginya dari kanker payudara.

Kenali Penyakit Diabetes : Tipe, Gejala serta Pengobatan

0
diagram gejala diabetes

Kenali Penyakit Diabetes


Diabetes , gangguan yang paling umum dari sistem  endokrin (hormon) , terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh secara konsisten tetap di atas normal.
Diabetes adalah penyakit yang yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk membuat insulin (diabetes tipe 1) atau karena tubuh tidak dapat menanggapi efek insulin (diabetes tipe 2). Insulin adalah salah satu hormon utama yang mengatur kadar gula darah dan memungkinkan tubuh untuk menggunakan gula (disebut glukosa) untuk energi.

Pra-Diabetes

Di AS, 79 juta orang di atas usia 20 memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi dari normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes. Ini dikenal dengan pra - diabetes, atau gangguan toleransi glukosa. Orang-orang dengan kondisi pra - diabetes biasanya tidak menunjukan gejala, meski demikian kondisi ini harus tetap diperhatikan karena sering kali berkembang menjadi diabetes tipe.
Setelah diabetes tipe 2 berkembang, yang mempunyai gejala seperti haus yang tidak biasa, sering buang air kecil, penglihatan kabur, cepat lelah - atau mungkin tidak ada gejala sama sekali. Bicaralah dengan dokter untuk melihat apakah Anda perlu diuji untuk pra - diabetes. Dengan mengidentifikasi tanda-tanda pra-diabetes sebelum diabetes terjadi, Anda mungkin dapat mencegah diabetes tipe 2 dan menurunkan risiko komplikasi yang terkait dengan kondisi ini, seperti penyakit jantung.

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 terjadi karena sel-sel yang memproduksi insulin dari pankreas (disebut sel beta) dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh. Orang dengan diabetes tipe 1 tidak menghasilkan insulin dan harus menggunakan suntikan insulin untuk mengontrol gula darah mereka.
Diabetes tipe 1 paling sering ditemui pada orang di bawah usia 20, namun dapat terjadi pula pada semua usia.

Diabetes Tipe 2

Saat seseorang mengalami diabetes tipe 2, tubuh terus memproduksi insulin, meskipun produksi insulin oleh tubuh secara signifikan dapat menurun seiring dengan waktu. Pankreas tidak cukup memproduksi insulin atau tubuh tidak mampu mengenali insulin dan menggunakannya dengan benar. Bila tidak ada cukup insulin atau insulin tidak digunakan sebagaimana mestinya, glukosa tidak bisa disalurkan ke sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai energi, kemudian akan menumpuk dalam darah.
Lebih dari 25 juta penduduk Amerika memiliki diabetes, dan sebagian besar dari mereka memiliki diabetes tipe 2. Sebagian besar kasus memang dapat dicegah, tetapi banyak juga terjadi komplikasi yang berhubungan dengan diabetes seperti kebutaan, amputasi non-traumatik, dan gagal ginjal kronis. Diabetes tipe 2 biasanya terjadi pada orang di atas usia 40 yang kelebihan berat badan, tetapi bisa terjadi pada orang yang tidak kelebihan berat badan. Diabetes tipe 2 juga bisa terjadi pada anak-anak yang mengalami obesitas.
Beberapa orang dapat mengelola diabetes tipe 2 mereka dengan mengendalikan berat badan mereka, melakukan diet, dan berolahraga secara teratur. Selain itu bisa juga dibantu dengan pil diabetes yang membantu tubuh untuk menggunakan insulin dengan lebih baik atau bisa juga dengan suntikan insulin.
sering kali, dokter dapat mendeteksi kemungkinan diabetes tipe 2 sebelum kondisi benar-benar terjadi. Sering disebut sebagai pra - diabetes, kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah seseorang lebih tinggi dari normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk di-diagnosis sebagai diabetes tipe 2.


Gestational Diabetes

Perubahan hormon selama kehamilan dapat mempengaruhi kemampuan insulin untuk bekerja dengan baik. Kondisi, yang disebut gestational diabetes, terjadi pada sekitar 4 % dari seluruh kehamilan.
Wanita hamil yang memiliki peningkatan risiko terhadap diabetes gestasional adalah mereka yang berusia lebih dari 25 tahun, berada di atas berat badan normal sebelum hamil, memiliki riwayat keluarga diabetes, atau Hispanik, hitam, penduduk asli Amerika, atau Asia.
Pengecekan untuk diabetes gestasional bisa dilakukan selama kehamilan untuk menurunkan resik komplikasi pada ibu dan janin yang belum lahir.
Biasanya, kadar gula darah kembali normal dalam waktu enam minggu setelah melahirkan. Namun, wanita yang telah menderita diabetes saat hamil memiliki peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Apa saja Gejala Diabetes ?

Gejala-gejala diabetes tipe 1 sering terjadi secara tiba-tiba dan berakibat parah, termasuk:

  • Selalu merasa haus
  • Merasa lapar walaupun sudah makan
  • mulut kering
  • Sering buang air kecil
  • Penurunan berat badan (meskipun Anda makan dan merasa lapar)
  • Kelelahan (lemah, perasaan lelah)
  • penglihatan kabur

Gejala-gejala diabetes tipe 2 mungkin sama dengan yang tercantum di atas. Paling sering, tidak ada gejala atau perkembangan yang bertahap dari gejala di atas. Gejala lain mungkin termasuk :
  • Luka memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh
  • Gatal pada kulit (biasanya di daerah vagina atau selangkangan)
  • infeksi jamur
  • Mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki
  • Impotensi atau disfungsi ereksi

Pada gestational diabetes, sering tidak ada gejala. Namun jika ada, maka gejalanya termasuk :
  • Selalu merasa haus
  • Merasa lapar
  • Sering buang air kecil
  • penglihatan kabur

Kehamilan menyebabkan kebanyakan wanita harus buang air kecil lebih sering dan merasa lapar, sehingga memiliki gejala-gejala ini tidak selalu berarti bahwa Anda memiliki diabetes gestasional. Tetapi penting untuk diuji, karena gula darah tinggi dapat menyebabkan masalah bagi ibu dan bayi.

Bagaimana Diabetes Diobati?

Diabetes tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat diobati dan dikendalikan. Tujuan dari pengelolaan diabetes adalah untuk:
  • Menjaga kadar gula darah Anda dengan menyeimbangkan asupan makanan dengan obat diabetes dan aktivitas fisik.
  • Menjaga kolesterol darah dan trigliserida (lemak) agar selalu normal
  • Mengontrol tekanan darah. Usahakan agar tekanan darah di bawah 130/80 

Anda memegang kunci untuk mengelola diabetes. Konsultasikan dengan dokter untuk membangun rencana perawatan diabetes yang akan memandu Anda dalam :
  • Pola makan yang seimbang
  • berolahraga secara teratur
  • Minum obat, jika diresepkan
  • Pemantauan glukosa darah dan tingkat tekanan darah di rumah
  • Melakukan tes laboratorium bila diperlukan
Ingat : Apa yang Anda lakukan di rumah setiap hari mempengaruhi gula darah Anda lebih dari apa yang dokter dapat berikan setiap beberapa bulan selama pemeriksaan Anda.

Kenali Penyakit Ginjal dan Gejalanya

0
gambar ginjal

Apa itu Penyakit Ginjal?

Ginjal adalah organ yang terletak di kedua sisi tulang belakang di tengah-tengah punggung, tepat di atas pinggang. Ginjal berperan dalam kelangsungan hidup manusia: Ginjal membersihkan darah dengan menghilangkan racun/kotoran dan kelebihan cairan, menjaga keseimbangan garam dan mineral dalam darah, serta membantu mengatur tekanan darah.

Ketika ginjal rusak, racun, kotoran dan cairan akan tertimbun  di dalam tubuh, menyebabkan pembengkakan di pergelangan kaki, muntah, badan menjadi lemas, kurang tidur, dan sesak napas. Jika tidak segera diobati, ginjal bisa saja  berhenti berfungsi seperti sedia kala. Hilangnya fungsi ginjal adalah masalah serius bagi tubuh berpotensi fatal.

Ginjal yang sehat menangani beberapa fungsi tertentu. Yaitu:

  • Menjaga keseimbangan air dan konsentrasi mineral, seperti Natrium, kalium, dan fosfor dalam darah
  • Menghilangkan kotoran dari darah akibat proses pencernaan, aktivitas otot, dan paparan bahan kimia atau obat
  • Menghasilkan renin, enzim yang membantu mengatur tekanan darah
  • Menghasilkan eritropoietin, yang merangsang produksi sel darah merah
  • Membantu pembentukan vitamin D, yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang

Apa Penyebab Penyakit Ginjal Akut ?


Hilangnya fungsi ginjal disebut cedera ginjal akut, juga dikenal sebagai gagal ginjal akut (GGA). yang dapat terjadi karena hal-hal sebagai berikut:
  • Mengalami pendarahan akibat luka
  • Penurunan tiba-tiba aliran darah ke ginjal
  • Kerusakan ginjal dari guncangan selama infeksi berat yang disebut sepsis
  • Obstruksi aliran urine, misalnya dengan pembesaran prostat
  • Kerusakan akibat dari obat-obatan tertentu atau racun
  • Komplikasi kehamilan, seperti eklampsia dan pra - eklampsia, atau Sindrom HELLP terkait

Pelari maraton dan atlet lainnya yang tidak minum cukup cairan saat berlaga di sebuah perlombaan mungkin menderita gagal ginjal akut akibat kerusakan tiba-tiba jaringan otot. Kerusakan otot ini melepaskan zat kimia yang disebut mioglobin yang dapat merusak ginjal.

Apa Penyebab Penyakit Ginjal Kronis ?

Kerusakan ginjal dan penurunan fungsi yang berlangsung lebih dari 3 bulan disebut penyakit ginjal kronis. Penyakit ginjal kronis sangat berbahaya karena Anda mungkin tidak memiliki gejala apapun sampai ginjal cukup parah, sering kali tidak dapat diperbaiki. Diabetes (tipe 1 dan 2) dan tekanan darah tinggi adalah penyebab paling umum dari Penyakit Ginjal Kronis. Penyebab lainnya adalah :

  • Kondisi sistem kekebalan tubuh seperti lupus dan penyakit virus kronis seperti HIV / AIDS, hepatitis B, dan hepatitis C.
  • Infeksi saluran kemih di dalam ginjal itu sendiri, yang disebut pielonefritis
  • Peradangan pada filter kecil (glomeruli) dalam ginjal, hal ini dapat terjadi setelah infeksi tenggorokan dan kondisi lain yang penyebabnya tidak diketahui.
  • Penyakit ginjal polikistik, di mana kista berisi cairan terbentuk di ginjal dari waktu ke waktu. Ini adalah bentuk paling umum dari penyakit ginjal yang diwariskan.
  • Cacat bawaan pada saat lahir, sebagai hasil dari obstruksi saluran kemih atau kelainan yang mempengaruhi ginjal. Salah satu yang paling umum melibatkan mekanisme katup seperti antara kandung kemih dan uretra. Cacat ini, kadang-kadang ditemukan saat bayi masih dalam kandungan, masih dapat disembuhkan dengan pembedahan oleh seorang ahli urologi.
  • Obat-obatan dan racun, termasuk paparan jangka panjang beberapa obat dan bahan kimia, terlalu sering menggunakan NSAID (non-steroid anti-inflammatory drugs), seperti ibuprofen dan naproxen, dan penggunaan obat terlarang.


Bahaya Makanan Pedas

0
Hai sahabat, tips kesehatan. berbagai makanan bisa dinikmati di tanah air tercinta kta, Indonesia. Dari sabang sampai merauke. Semuanya sangat lezat dan sangat sesuai dengan lidah kita tentunya. Dari makanan yang berbahan pedas maupun tidak pedas. Lalu apakah makanan favorit yang anda gemari di lingkungan tempat tinggal anda….??

     Sahabat, tips kesehatan. Bagi anda yang menyukai makanan pedas sebaiknya mulai dari sekarang, anda mengurangi makanan pedas tersebut. Ini dikarenakan, ternyata memakan makanan yang berasa pedas sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh anda. Sahabat, tips kesehatan, Berikut ini 7 Bahaya Makanan Pedas :
  1. Makanan pedas mengakibatkan kerusakan dinding lambung. Ini dikarenakan, jenis makanan yang pedas merupakan kombinasi asam dan terlalu banyak asam masuk keperut, maka menyebabkan kerusakan dinding lambung anda. 
  2.  Makanan pedas mengakibatkan penyakit Gastritis atau maag akut. Gejala gastritis yaitu seperti muntah, mual-mual, diare. 
  3.  Makanan pedas mengakibatkan penyakit Ulkus Gaster atau tukak lambung. Gejala yang Nampak, ketika anda terkena penyakit ini yaitu perut serasa terbakar, gejala mual-mual, muntah-muntah. 
  4. Makanan pedas mengakibatkan anda terkena insomnia atau susah tidur pada malam hari. Sehingga sebaiknya anda tidak memakan makanan pedas di saat malam hari. Karena istrihat anda tidak akan nyaman. 
  5. Makanan pedas mengakibatkan anda akan kehilangan nafsu makan. Jadi usahakan untuk mengurangi makanan yang berasa pedas untuk kesehatan tubuh anda. 
  6.  Makanan pedas mengakibatkan berat badan anda semakin menurun. Jadi kurangi atau hilangkan dari kebiasan memakan makanan yang pedas jika anda ingin agak gemuk atau anda yang tergolong kurus. 
  7. Makanan pedas mengakibatkan anda terkena serangan sakit kepala dari dampak penyakit gastritis. Karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas tersebut.  


      Semoga tips kesetahatan yang membahas Bahaya Makanan Pedas berguna bagi pembaca.